Sementara itu, kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Merangin, Bupati mengajak untuk terus merawat kebersamaan dan mengimplementasikan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap keberagaman suku, agama, dan budaya di Merangin tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan menjadi modal utama pembangunan daerah.
"Perbedaan jangan sampai memecah belah. Justru keberagaman itulah kekuatan besar kita untuk membangun Kabupaten Merangin yang maju, mandiri, dan sejahtera," ujarnya.
Bupati M. Syukur juga memberikan pesan kepada generasi muda Merangin agar tidak hanyut dalam kemajuan teknologi tanpa arah moral. Ia meminta generasi penerus untuk tetap mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi karakter yang berintegritas.
"Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai," pungkasnya.