ia mengimbau masyarakat untuk menjaga adab dan kesantunan selama menjalankan ibadah Ramadan, termasuk menghormati pelaksanaan Shalat Tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga i’tikaf di masjid-masjid.
Tak hanya itu, Naim juga mengingatkan pentingnya toleransi terhadap sesama , termasuk menghormati umat Islam yang tidak dapat menjalankan puasa karena uzur syar’i seperti sakit atau sedang dalam perjalanan, serta tetap menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat non-Muslim.
“Ramadan mengajarkan kita untuk saling menghargai. Hormati mereka yang berpuasa, pahami saudara kita yang memiliki uzur, dan tetap jaga keharmonisan dengan masyarakat yang berbeda keyakinan,” tegasnya.
Naim berharap nilai-nilai persaudaraan dan solidaritas sosial yang tumbuh selama Ramadan dapat terus terjaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu memperkuat persatuan masyarakat Kota Jambi.
Mari Bersama-sama kita ciptakan suasana Ramadan yang penuh kedamaian, keberkahan, dan persatuan bagi seluruh masyarakat Kota Jambi.